Untuk lelaki yg kupanggil teman…….
Maafkan kelancanganku akhir2 ini…
Memikirkanmu bukan dlm batasan sewajarnya.
Maafkan aku krn mencoba membawa bayanganmu
Melarutkannya dlm larutan mimpi indahku di kala malam
Walau yg terjadi kau tdk pernah hadir….
Bukan inginku menjadikan kau lbh dr sekedar teman
Hanya saja, akhir2 ini perutku mual tiap kali teringat namamu.
Jantungku berdetak tak santai tiap melihat senyummu…
Wajahku tak bs berhenti mengukir sebuah senyuman…
Walaupun aku tak mahir untuk itu shg yg muncul adalah cengiran nakal…..
Otakku terus berpikir mencari bahan pembicaraan saatku di dekatmu.
Aku mengutuki diriku yg mengagumimu saat kau berjalan.
Tidak…aku tidak berani memintamu untuk menjadikan ku kekasihmu
Aku menikmati apa yg kita miliki saat ini.
Tertawa lepas tanpa ada beban….
Memaki dan mengumpat kemudian tertawa lagi
Berbagi saran dan pikiran kemudian menertawakannya.
Sungguh aku bahagia….
Aku rela terus menyandang status teman dan
Memanggilmu teman…
Kalau memang itulah suratan Tuhan untuk kita…
Kalau memang kita saling jatuh cinta….
Cinta kita adalah cinta seorang sahabat….